Ojo turu ae, ayo..ubah pola pikir (kita tidak ngerti bersyahadat)

tidur-aengelontok kering sampe’ ceblok. apalagi sampe-sampe dilagukan gak ingat deh ama tetangga.Orang sering salah dalam berpikir. Entah mereka kurang tau atau memang gak tau, atau bahkan gak mau tau. orang muslim sering ngucap syahadat. bahkan mulai dari kecil ia sudah tau syahadat bahkan hafal

sebenarnya apa sih yang harus kita koreksi dari syahadat itu?…..pertanyaan yang semestinya diketahui oleh semua lapisan masyarakat. disini saya tidak ceramah apa arti syahadat. atau ngasih tulisan syahadat buat jimat. tapi saya disini hanya ingin menyampaikan dan memberi contoh, bagaimana syahadat bisa di aplikasikan di dunia nyata. Bukannya diucapkan saja.

Semisal, kita pernah dengar bahwa agama islam (yang diartikan sebagai penyelamat), hemat saya, jadi bukan hanya manusia dong yang bisa islam atau dikategorikan selamat, Robot-pun sebenarnya bisa mengucapkan syahadat. bukan hanya robot binatang pun bisa, liat burung Beo, ajari dia ngucapkan syahadat, pasti lancar, bahkan fasiiiih. jadi, saran saya belajar syahadat dulu deh,….wes tuo, atau kasep, gak ada kata terlambat.

apa sih syahadat…? ada yang tau….coba tanya ama dekatmu, itu samping kananmu. yuuukk….kita belajar. Disini saya uraikan melalui perumpamaan. Begini, mungkinkah saya mengakui anda, jika anda tidak mengakui teman anda. paham……..! belum… Gini,……sekali lagi, kalau saya mengakui Yusuf Kalla (Wapres RI), saya harus mengakui bapaknya PakKalla, Ibunya dan segala unsur dari dirinya. Kalau saya mengakui Alloh, saya harus mengakui, menghormati ama daun, pohon, tidak plerak-plorok ama cewek yang lewat sliwar-sliwer di jalan, karena ia perlu kita hormati haknya, juga tidak korupsi, tidak membuat kerusakan, dan lainnya yang ada kaitannya ama ciptaannya.

Udah paham sekarang, monggo belajarlah syahadat dulu. Ayooo…..Rek kita kenali, ketahui dan pengakuan kita terhadap-Alloh. kalau saja semua orang mau buka otak yang isinya berbagai cahaya, yang dari cahaya itu memancar beribu-ribu hidayah dari Alloh, pasti tak akan ada kerusakan, kecurangan, korupsi dan tindakan kriminal lainnya.

  • Ayooo…bro jadilah muslim yang sebenarnya muslim. Yang mempunyai pemikiran yang luas.
  • Islam tidak sempit, banyak yang harus kita pelajari. Jangan terpaku ama Dogma fiqih saja.
  • selamat belajar Brooo……
  • Beri komentar dooong….! anda khan ciptaanNya.

4 Tanggapan

  1. Sun
    Blogmu la po ga ngganggu boso jowo ae? menurutku iku akan lebih unik, lebih spesifik dan kemungkinan besar akan lebih menarik minat orang asing terutama mereka yang menyenangi atau mempelajari boso jowo.

    Nuliso opo ae. Sing penting soko atimu. Soko ruhmu.

    matur nuwunn mas, atas sarannya akan saya coba. tapi mas aku gak mau hanya bahsa jowo aja, terus gimana kalau yang baca orang batak, sunda, madura, papua, aceh dan lainnya. di sini saya hanya ingin bagi2 ilmu aja kepada semua lapisan masyarakat indonesia.

  2. salam wa rahmah,
    Terima kasih atas nasehatnya di blog sebelah.

    Terima kasih juga karena Anda telah membuat diskusi di blog sebelah tersebut menjadi ajang untuk argumentum ad hominem.

    Apa itu argumentum ad hominem? silakan tanya ke ideolog HMI Cabang Surabaya.

    Lebih ahsan lagi kalau ndak usah bawa-bawa nama HMI.
    wassalam

    terima kasih mas udah mau mampir ke-gubugku. iya mas akan saya coba nasehat anda.

  3. iya mas….kita biasa ngomong syahadat2 tapi gak tahu makna nya apa.

    makasih udah mau mampir. syahadat itu jangan hanya dilihat dari teks aja, harus diaplikasikan ke konteks, kayak contoh diatas. kalau anda paham makna dari syahdat, pasti deh takut, dan yang buat takut bukan tuhan, tapi sebenarnya dari diri anda sendiri. karena naluri anda tahu, file yang ada pada anda udah kenal, maka kalau ia berbuat jahat sebenarnya menolak, tapi kebanyakan orang menerjang itu ajakan naluri anda.

  4. Sahadat, Syahadah, Penyaksian, Berani menjadi saksi, mengetahui tentang sesuatu sehingga pada saatnya mampu mengungkapkan dan mengetahui konsekuensi dari pengetahuannya itu,

    Tempe misalnya, ada yang melihat itu sebagai Dagangan, Panganan, Gorengan, Anti kolestrol, Mahal harganya, makanan dari kedelai yang difermentasi, penghilang rasa lapar dsb,…..,
    ……., mau sedalam apa penyaksian kita mas?

    Sebenarnya memang tergantung dari kita juga mau menukik sejauh mana yang juga mengakibatkan berbedanya konsekuensi yang terbentuk dari ‘Pen-syahadah-an’ masing2 orang…..(kayaknya)

    Analogi yang antum sebut itu kayaknya juga sudah pernah saya dengar dari Cak Emha Ainun Nadjib,….

    Ada baiknya juga kita belajar Syahadah dengan para Bapak2 Tani yang dengan penuh rasa iklash berusaha pake modal, tenaga dan waktu untuk menggarap sawah….., Ibu2 pedagang pasar yang pagi2 buta mengayuh sepeda dengan menjajakan dagangannya di pasar, menurut saya, syahadah mereka mungkin lebih ‘mandes’ ……….

    Anyway, Salam kenal dan selamat berkarya……🙂

    salam kenal juga mas, makasih udah mau meluncur kegubugku,.. emang itu saya dapat dari tausiyahnya cak nun, soalnya waktu itu kayaknya bagus banget buat ditulis.
    apalagi semenjak aku di surabaya dan kudapat buku2nya, kok bagus dan aneh, logis, dan renyah, gurih banget bahasanya.

    bagi saya, di indonesia orang yang masih saya anggap hebat, luas pemikirannya, yaitu; cak nur (nurcholis madjid)), gus dur dan cak nun (emha ainun…). mereka itulah saya anggap anak bangsa yang cemerlang pikirannya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: